Al-Muhtadi Billah

February 13, 2011

Al-Muhtadi Billah adalah seorang khalifah yang shaleh. Dia bernama Muhammad dan dipanggil Abu Ishaq. Ada pula yang menyebutnya Abu Abdullah bin al-Watsiq bin al-Mu’tashim bin ar-Rasyid. Ibunya adalah seorang mantan budak yang bernama Wardah.

Dia dilahirkan pada pemerintahan kakeknya (al-Mu’tashim) pada tahun 210 lebih. Dia dilantik sebagai khalifah pada akhir bulan Rajab tahun 255 H. Beliau adalah khalifah ke-14 dari bani Abbasiyah, berdasarkan kitab Tarikh Khulafa Imam As Suyuthi.

Awalnya tidak ada yang menerima pembaiatannya sehingga akhirnya al-Mu’taz didatangkan dan dia dengan sukarela menyatakan penyerahan kekhilafahan kepadanya. Pada saat penyerahan kekuasaan ini, al-Muhtadi duduk di antara al-Mu’taz.

Kemudian didatangkanlah para saksi yang memberatkan al-Mu’taz dan bahwa dia adalah seorang khalifah yang tidak mampu untuk mengendalikan roda khilafah. Al-Mu’taz mengakui apa yang dikatakan oleh para saksi itu dan dia mengulurkan tangannya menyatakan pembaiatannya kepada al-Muhtadi. Akhirnya al-Muhtadi menguasai pertemuan itu dan dia resmi menjadi khalifah. Read the rest of this entry »

Advertisements

DUKUN PONARI DAN FENOMENA BATU PETIR

March 4, 2009

(Muslim Indonesia di persimpangan jalan!? -2- )

Penulis : Al Ustadz Jafar Salih
www.mimbarislami. or.id

Saya ambil dari milis artikel_salafy. Semoga bermanfaat 🙂

Ponari, nama yang sederhana, sesederhana orangnya. Tidak ada yang istimewa pada sosok bocah sepuluh tahun ini sampai suatu hari ia menemukan sebuah batu yang dikenal belakangan dengan sebutan “batu petir” dan konon diyakini “sakti”, paling tidak oleh ribuan orang yang telah menjadi pasiennya. Batu yang dengan sekali celup, air celupannya bisa mengobati segala macam penyakit. Batu yang telah menjungkirbalikkan logika ribuan anak bangsa! Read the rest of this entry »


NASEHAT AL-ALLAMAH RABI’ AL-MADKHALI KEPADA ANAK-ANAK BELIAU SALAFIYYIN DI INDONESIA

August 13, 2008

NASEHAT AL-ALLAMAH RABI’ AL-MADKHALI KEPADA ANAK-ANAK BELIAU SALAFIYYIN DI INDONESIA
(sumber: http://darussalaf. org/stories. php?id=1249)
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن اتبع هداه:

Amma ba’du:

Sesungguhnya aku menasehati diriku dan saudara-saudaraku Salafiyyin dimana saja, dan kepada seluruh kaum muslimin untuk bertaqwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan ikhlas dalam ucapan dan amalan,dalam perkara al-wala’ wal bara’,dan pada setiap perkara agama dan dunia.
Aku menasehati mereka agar berpegang teguh dengan tali Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam aqidah mereka, manhaj, akhlaq, dan seluruh urusan dalam kehidupan. Read the rest of this entry »


Gerakan Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab dan Pertarungannya dengan Pemerintahan Utsmani

June 10, 2008

(Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah cet. 2, Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi – Samson Rahman, MA – . Pustaka Al Kautsar. 2004)[1]
ad-Daulah al-Utsmaniyah awamilin Nuhudl wa Asbaabis Suquuth karya DR. Ali Muhammad ash-Sholabi. (terj, Bangkit dan Runtuhnya Daulah Khilafah Utsmaniyah)

Prolog

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rasyid At Tamimi, lahir pada tahun 1115 H./ 1703 M. di sebuah tempat yang bernama Uyainah yang berada di sebelah Utara Riyadh. Jarak antara Riyadh dan Uyainah sekitar 70 kilo meter jika ditempuh dari sebelah barat.[2]

Dia sangat mencintai ilmu pengetahuan sejak masa kecilnya. Selama masa kanak-kanaknya, telah tampak beberapa hal yang sangat istimewa dari dirinya. Dia hafal Al-Quran, belajar fikih Hanbali, tafsir dan hadits. Dia banyak mempelajari dan mengagumi buku-buku yang ditulis Ibnu Taimiyah dalam bidang fikih, akidah dan logika. Selain itu juga, is pun sangat terpengaruh dengan buku-buku Ibnu Qayyim, Ibnu `Urwah Al-­Hanbali dan yang lainnya. Maka jadilah dia seorang yang menganut paham salafi.[3] Read the rest of this entry »