Hajjaj dan Seorang Arab Badui

November 26, 2011

Pada suatu hari Hajjaj bin Yusuf pergi hendak menunaikan ibadah Haji, lalu ia melewati jalan antara Mekkah dan Madinah. Di tempat itu ia membuka perbekalannya dan berkata kepada pelayannya, “Lihatlah, mungkin ada orang yang bisa diajak makan bersamaku. ”

Pelayan itu segera keluar, dan tiba-tiba ia melihat seorang Arab Badui yang sedang tertidur, maka ia membangunkannya dengan kakinya, dan berkata, “Amir memanggilmu, maka sambutlah panggilannya.”

Orang Arab Badui itu lalu berdiri, dan ketika telah sampai di hadapan Hajjaj, Hajjaj berkata, “Cucilah kedua tanganmu lalu makanlah bersamaku.” Read the rest of this entry »


Para Shahabat Radliyallaahu ‘Anhum Ahlul Badr (bag. 2)

February 13, 2011

Setelah kita tahu nama2 para sahabat ahlul badr dari kalangan Muhajirin yang berjumlah sekitar 83 orang, pada bagian ini kita akan menyebutkan nama-nama para shahabat dari kaum Anshar yang ikut serta dalam perang Badr.

B. Kaum Anshar dari Kabilah Khazraj

B1. Bani Abdul Asyhal bin Jusyam
1. Sa’ad bin Muadz bin An-Nu man bin Umru ul Qais bin Zaid bin Abdul Asyhal.
2. Amr bin Muadz bin An-Nu’man bin Umru ul Qais bin Zaid bin Abdul Asyhal,
3. Al-Harits bin Aus bin Muadz bin An-Nu’man.
4. Al-Harits bin Anas bin Raft’ bin Umru ul Qais. Read the rest of this entry »


Islamnya Al-Harits bin Hisyam

February 12, 2010

Dia tetap memerangi kaum muslimin hingga Fathu Makkah. Ketika tahu bahwa dia termasuk orang pertama yang dicari (untuk dibunuh), maka dia meminta jaminan keamanan kepada Ummu Hani’ bintu Abi Thalib, lalu Ummu Hani’ melindunginya. Tapi saudaranya (‘Ali, Ja’far, atau ‘Aqil) ingin membunuhnya. Ummu Hani’ segera mengadukan hal ini kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sambil berkata: “Si Fulan –saudaranya– menganggap aku tidak berhak memberi jaminan.” Kata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam: “Kami melindungi orang yang engkau lindungi, wahai Ummu Hani’.” Read the rest of this entry »


KISAH ISLAMNYA SALMAN AL-FARISI

May 21, 2009

Dari Abdullah bin Abbas Radliyallahu ‘Anhuma berkata, “Salman al-Farisi Radliyallahu ‘Anhu menceritakan biografinya kepadaku dari mulutnya sendiri. Dia berkata, “Aku seorang Ielaki Persia dari Isfahan, warga suatu desa bernama Jai. Ayahku adalah seorang tokoh masyarakat yang mengerti pertanian. Aku sendiri yang paling disayangi ayahku dari semua makhluk Allah. Karena sangat sayangnya aku tidak diperbolehkan keluar rumahnya, aku diminta senantiasa berada di samping perapian, aku seperti seorang budak saja.

Aku dilahirkan dan membaktikan diri di lingkungan Majusi, sehingga aku sebagai penjaga api yang berlanggung jawabatas nyalanya api dan tidak membiarkannya padam. Ayahku memiliki tanah perahan yang luas. Pada suatu hari beliau sibuk mengurus bangunan. Beliau berkata kepadaku, Read the rest of this entry »


Kenapa Tidak Engkau Biarkan Saja Dia Tenggelam?

April 25, 2009

Siapa tidak kenal Hajjaj bin Yusuf Ats Tsaqafi. Seorang Amir/Penguasa yang kejam, yang tangannya tidak pernah kering dari darah manusia. Kekejamannya ditakuti banyak manusia, terutama kaum muslimin. Tidak sedikit kaum yang mencoba melawan dan memberontak di masa kekuasaannya. Tak aneh jika banyak kalangan mengatakan bahwa dia adalah salah seorang manusia kejam dari Tsaqif yang disabdakan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam. Berikut sebuah kisah yang cukup menarik, menurut saya, yang pernah saya baca di buku: “Sosok Manusia Kejam yang Disabdakan Rasulullah” karya Muhammad Abdurahman Awwadh. Berikut kisahnya: Read the rest of this entry »