Bahasa Arab bagi pemula -ISIM-

Kalau saya perhatikan, dalam pengajaran Bahasa Arab, buku-buku pengajaran Bahasa Arab untuk pemula, rata-rata memulainya dari mempelajari Isim terlebih dahulu (Isim adalah salah satu jenis kata/kalimah dari 3 jenis kata dalam bahasa Arab, Isim, Fi’il dan Huruf). Mengapa? Menurut saya si begini:

  1. Isim (terutamanya benda yang berwujud) lebih mudah diilustrasikan, baik dengan gambar, foto, maupun deskripsi kata-kata. Mungkin inilah salah satu sebab kebanyakan buku2 pengajaran bahasa arab pemula rata-rata bergambar. Contoh saja yang terkenal: Durusul Lughoh li Ghairi Naathiqiina bihaa, Alarabiyyatu bayna yadaik, ataupun Alarabiyyatu linnaaasyiin.
  2. Isim tidak berubah maknanya berbanding dengan waktu, jadi lebih mudah digunakan dalam membentuk kalimat/jumlah/kalam.
  3. Isim memiliki variasi makna yang lebih sedikit dibandingkan dua jenis kata yang lain, sehingga memudahkan bagi pemula untuk menghafalnya, memahaminya, dan menerapkannya dalam kalimat/jumlah/kalam.

4. Sekumpulan isim bisa membentuk satu kalimat/jumlah/kalam, bahkan bisa membentuk beberapa kalimat/jumlah/kalam yang saling terhubung (paragraf). Contoh: Attilmidzu thawiilun, Ismuhu Ahmad. Hua Indonisy. Hua tilmidzu jadiidun.

Dah segitu dulu. Semoga bermanfaat.πŸ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: